vPengertian filsafat
Islam
Ø Filsafat pada umumnya melaksanakan kerja berpikir berdasarkan
akal.
Ø Filsafat Islam sebagai suatu peradaban.
Ø Kesimpulan dalam filsafat Islam selalu disesuaikan dengan
prinsip agama.
Ø Islam sebagai agama, kaya akan benih-benih filsafat
Filsafat
Islam adalah filsafat yang secara esensial berinspirasikan dari luar
(filsafat-filsafat sebelumnya) dan juga berinspirasikan dari dalam (agama Islam
sendiri); karena motivasi agama, berpikir yang sedalam-dalamnya dengan insaf dan
bebas tentang segala yang ada untuk memahami kebenaran; kemudian dengan caranya
sendiri, kebenaran menurut filsafatnya akan selalu disesuaikan dengan kebenaran
menurut informasi agama.
(Sunardji
Dahri Tiam)
v Periode Filsafat Islam
1. Periode Mutakalimin (sekitar 700 s.d 900 M)
2. Periode Filosof Islam (sekitar 850 s.d 1200 M)
3. Periode Pasca Ibnu Rusyd (sekitar 1200 s.d 1950 M)
Ø Periode
Mutakalimin
·
Awalnya adalah adanya
dua kelompok besar yaitu Muktazilah dan Ahlussunah.
·
Yang melandasi lahirnya
dua kelompok di atas adalah aliran Syiah, Khawarij, Murjiah, Qadariyah dan
Jabariyah.
·
Ahlussunah juga terbagi
menjadi dua; golongan Asy’ariyah dan Maturidiyah.
·
Lahirnya periode
ini disebabkan persoalan politik, yang kemudian berubah menjadi persoalan
dogmatikteologi, soal besar antara kafir dan mukmin.
·
Maka timbul dari
sana persoalan kehendak dan perbuatan mansusia, atau jabar dan ikhtiar.
·
Periode ini tidak
membahas bertele-tele tentang kejadian alam.
Ø Periode Filofos Islam
·
Periode ini diawali
oleh periode Mutakalimin, sebagai gerakan intelektualisme dalam Islam.
·
Dinasti Abbasiah
pengganti DinastiUmayyah, lebih progresif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan
dan filsafat.
·
Penerjemahan secara
besar-besaran semua buku filsaat kedalam bahasa Arab.
·
Maka lahirnya
para ulama yang ahli dalam berbagai bidang dan kekhususan sendiri.
·
Periode ini memperkenalkan
Al-Kindi, Ar-Razi, Al-Farabi, IbnuSina, Al-Ghazali, Ibnu Bajah, Ibnu Tufail dan
IbnuRuysd.
Ø Periode Pasca Ibnu
Rusyd
·
Periode ini mempedebatkan
keabsahan Filsafat Islam.
·
Di satu pihak menyatakan
bahwa filsafat Islam sudah usai setelah wafatnya Ibnu Rusyd.
·
Di lain pihak ada
yang beranggapan bahwa terdapat sejumlah tokoh yang pantas disebut tokoh filsafat.
·
Corak pemikiran pada
periode ini adalah middle-roaders (jalan tengah), penggabungan dua kebijakan
yang eksperiensial (zauqiyah) dan diskursif (bahsiyah).
·
Mereka adalah
Suhrawardi, Tusi, Mulla Sadradan Iqbal.
v Daerah Berkembangnya
Filsafat Islam
1.
Muktazilah, teologi rasional berkembang di Bahghdad dan Basrah,
mulai abad ke-9 M. tokohnya, Wasil bin Atho’.
2.
Filsafat pertama(di Timur); berkembang pada 850 s.d 1037 M, pada masa
Khalifah Abbasiyah; empat tokoh utama, Al-Kindi, Ar-Razi, Al-Farabi, Ibnu Sina.
3.
Kalam Asy’ary, teologi bercorak atomisme, berpusat di Baghdad,
tahun 900 s.d 1085 M. Para tokohnya adalah Al-Asy’ary, Al-Maturidy, Al-Ghazali.
(Ahlussunah)
4.
Filsafat kedua(di Barat); berkembang antara tahun 110 s.d 1198 M di
kawasan barat Spanyol. Tokoh-tokoh yang terkenal adalah Ibnu Bajah, Ibnu Tufail,
dan Ibnu Rusyd.
5.
Filsafat ketiga(umumnya di Timur); bermula akhir abad ke-12 s.dan awal
abad ke-20, zaman renaisan modern dalam dunia Islam, berkembang di Parsidan
India. Para tokohnya adalah Sahrawardi, Nasiruddin Tusi, Mulla Sadra, dan
Iqbal.
v
Ilmu Kalam dan Filsafat
Islam
PerbedaanantaraIlmuKalamdanFilsafat Islam
dapatdipandangdaritigahal:
·
Ilmu Kalam,
titik beratnya agama,
tujuannya tauhid dengan dalil-dalil Alquran dan Hadits yang diterangkan dengan teori
filsafat.
·
Filsafat
Islam,
titik beratnya filsafat itu sendiri, tujuannya memahami kebenaran yang
sebenarnya dengan cararasio.
·
Di dalam ilmu kalam,filsafat dijadikan alat untuk membenarkan ayat Alquran,
sedangkan dalam filsafat Islam adalah menjelaskan dan menakwilkan ketentuan
agama (Alquran dan Hadis) dengan cara pikiran filsafat.
Ø
Cara penyeledikannya
·
Mutakalimin
lebih mengedepankan kepercayaan.
Menentukan dalil kemudian membuktikan kebenarannya.
·
Pemikiran filsafat,
lepas dari kepercayaan.
Memulai dengan tidak percaya, lalu menyusun dalil-dalil pikiran sampai memperoleh
satu kesimpulan.
Ø
Pertumbuhan dan Pembinaannya
· Ilmu kalam, tumbuh berangsur-angsur, sepotong-sepotong. Bermula seseorang
berpendapat kemudian disusul yang lainnya. Kemudian timbul aliran-aliran dalam ilmu
kalam.
·
Filsafat
Islam, tumbuh
melalui fase pertumbuhan negeri asalnya. Ketika filsafat hadir dalam kehidupan
orang-orang Islam, ia sudah lengkap,
tinggalmemberipenjelasandanberupayamempertemukandenganajaran Islam.
·
Ilmu kalam adalah ilmu keislaman, sementara Filsafat Islam adalah ilmu umum
bermerek Islam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar