Senin, 24 Maret 2014

Tugas Report 2



vPengertian filsafat Islam
Ø  Filsafat pada umumnya melaksanakan kerja berpikir berdasarkan akal.
Ø  Filsafat Islam sebagai suatu peradaban.
Ø  Kesimpulan dalam filsafat Islam selalu disesuaikan dengan prinsip agama.
Ø  Islam sebagai agama, kaya akan benih-benih filsafat
Filsafat Islam adalah filsafat yang secara esensial berinspirasikan dari luar (filsafat-filsafat sebelumnya) dan juga berinspirasikan dari dalam (agama Islam sendiri); karena motivasi agama, berpikir yang sedalam-dalamnya dengan insaf dan bebas tentang segala yang ada untuk memahami kebenaran; kemudian dengan caranya sendiri, kebenaran menurut filsafatnya akan selalu disesuaikan dengan kebenaran menurut informasi agama.
(Sunardji Dahri Tiam)
v  Periode Filsafat Islam
1.      Periode Mutakalimin (sekitar 700 s.d 900 M)
2.      Periode Filosof Islam (sekitar 850 s.d 1200 M)
3.      Periode Pasca Ibnu Rusyd (sekitar 1200 s.d 1950 M)
Ø  Periode Mutakalimin
·         Awalnya adalah adanya dua kelompok besar yaitu Muktazilah dan Ahlussunah.
·         Yang melandasi lahirnya dua kelompok di atas adalah aliran Syiah, Khawarij, Murjiah, Qadariyah dan Jabariyah.
·         Ahlussunah juga terbagi menjadi dua; golongan Asy’ariyah dan Maturidiyah.
·         Lahirnya periode ini disebabkan persoalan politik, yang kemudian berubah menjadi persoalan dogmatikteologi, soal besar antara kafir dan mukmin.
·         Maka timbul dari sana persoalan kehendak dan perbuatan mansusia, atau jabar dan ikhtiar.
·         Periode ini tidak membahas bertele-tele tentang kejadian alam.

Ø  Periode Filofos Islam
·         Periode ini diawali oleh periode Mutakalimin, sebagai gerakan intelektualisme dalam Islam.
·         Dinasti Abbasiah pengganti DinastiUmayyah, lebih progresif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan filsafat.
·         Penerjemahan secara besar-besaran semua buku filsaat kedalam bahasa Arab.
·         Maka lahirnya para ulama yang ahli dalam berbagai bidang dan kekhususan sendiri.
·         Periode ini memperkenalkan Al-Kindi, Ar-Razi, Al-Farabi, IbnuSina, Al-Ghazali, Ibnu Bajah, Ibnu Tufail dan IbnuRuysd.

Ø  Periode Pasca Ibnu Rusyd
·         Periode ini mempedebatkan keabsahan Filsafat Islam.
·         Di satu pihak menyatakan bahwa filsafat Islam sudah usai setelah wafatnya Ibnu Rusyd.
·         Di lain pihak ada yang beranggapan bahwa terdapat sejumlah tokoh yang pantas disebut tokoh filsafat.
·         Corak pemikiran pada periode ini adalah middle-roaders (jalan tengah), penggabungan dua kebijakan yang eksperiensial (zauqiyah) dan diskursif (bahsiyah).
·         Mereka adalah Suhrawardi, Tusi, Mulla Sadradan Iqbal.

v  Daerah Berkembangnya Filsafat Islam
1.  Muktazilah, teologi rasional berkembang di Bahghdad dan Basrah, mulai abad ke-9 M. tokohnya, Wasil bin Atho’.
2.  Filsafat pertama(di Timur); berkembang pada 850 s.d 1037 M, pada masa Khalifah Abbasiyah; empat tokoh utama, Al-Kindi, Ar-Razi, Al-Farabi, Ibnu Sina.
3.  Kalam Asy’ary, teologi bercorak atomisme, berpusat di Baghdad, tahun 900 s.d 1085 M. Para tokohnya adalah Al-Asy’ary, Al-Maturidy, Al-Ghazali. (Ahlussunah)
4.  Filsafat kedua(di Barat); berkembang antara tahun 110 s.d 1198 M di kawasan barat Spanyol. Tokoh-tokoh yang terkenal adalah Ibnu Bajah, Ibnu Tufail, dan Ibnu Rusyd.
5.  Filsafat ketiga(umumnya di Timur); bermula akhir abad ke-12 s.dan awal abad ke-20, zaman renaisan modern dalam dunia Islam, berkembang di Parsidan India. Para tokohnya adalah Sahrawardi, Nasiruddin Tusi, Mulla Sadra, dan Iqbal.

v  Ilmu Kalam dan Filsafat Islam
PerbedaanantaraIlmuKalamdanFilsafat Islam dapatdipandangdaritigahal:
Ø  Titik Berat dan Tujuannya
·         Ilmu Kalam, titik beratnya agama, tujuannya tauhid dengan dalil-dalil Alquran dan Hadits yang diterangkan dengan teori filsafat.
·         Filsafat Islam, titik beratnya filsafat itu sendiri, tujuannya memahami kebenaran yang sebenarnya dengan cararasio.
·         Di dalam ilmu kalam,filsafat dijadikan alat untuk membenarkan ayat Alquran, sedangkan dalam filsafat Islam adalah menjelaskan dan menakwilkan ketentuan agama (Alquran dan Hadis) dengan cara pikiran filsafat.

Ø  Cara penyeledikannya
·         Mutakalimin lebih mengedepankan kepercayaan. Menentukan dalil kemudian membuktikan kebenarannya.
·         Pemikiran filsafat, lepas dari kepercayaan. Memulai dengan tidak percaya, lalu menyusun dalil-dalil pikiran sampai memperoleh satu kesimpulan.

Ø  Pertumbuhan dan Pembinaannya
·      Ilmu kalam, tumbuh berangsur-angsur, sepotong-sepotong. Bermula seseorang berpendapat kemudian disusul yang lainnya. Kemudian timbul aliran-aliran dalam ilmu kalam.
·         Filsafat Islam, tumbuh melalui fase pertumbuhan negeri asalnya. Ketika filsafat hadir dalam kehidupan orang-orang Islam, ia sudah lengkap, tinggalmemberipenjelasandanberupayamempertemukandenganajaran Islam.
·         Ilmu kalam adalah ilmu keislaman, sementara Filsafat Islam adalah ilmu umum bermerek Islam.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar