Senin, 21 April 2014

TUGAS REPORT 4

FILOSOF ISLAM AL-KINDI
Al-kindi merupakan sosok yang tidak asing lagi dikalangan umat islam khususnya. Ia adalah filosof muslim pertama, nama lengkapnya adalah abu yusuf ya`qup ibn ishaq ibn shabbah ibn imran ibn ismail ibn muhammad ibn al-asy`ats ibn qais al-kindi. Ia lahir pada tahun185 H/801 M dan wafat 260 H/873 M. Ia adalah filosof berbangsa Arab dan dipandang sebagai filosof Muslim pertama. Secara etnis, al-Kindi lahir dari keluarga berdarah Arab yang berasal dari suku Kindah, salah satu suku besar daerah Jazirah Arab Selatan. Kakeknya, al-Ash’ats ibn Qais, memeluk islam dan dianggap sebagai salah seorang sahabat nabi saw,Ayahnya, Ishaq al-Sabbah, menjadi gubernur Kufah selama kekhalifahan Abbasiyah al-Mahdi dan al-Rasyid. Kufah adalah pusat kebudayaan islam yang cenderung kepada studi-studi aqliah. Disinilah Al-Kindi menghapal al-Quran, mempelajari tata bahasa arab, kesusastraan dan ilmu hitung. Ia juga mempelajari Fiqh dan kalam.
Al-kindi lebih tertarik kepada ilmu pengetahuan dan filsafat, oleh karena itu ia menguasai bahasa yunani dan syria. Menurut Al-Qifti, sang penulis biografi “al-Kindi menerjemahkan banyak buku filsafat, menjelaskan hal-hal yang pelik, dan menyaripatikan teori-teori canggih filsafat” Namun, kemahsyuran al-kindi tentang pengetahuannya sama dengan kemahsyurannya akan kekikirannya. Keburukan al-kindi ini digambarkan dalam karikatur al-jahiz dalam bukunya Kitab al-Bukhala.
Karya al-kindi berjumlah270 buah yang kebanyakan berupa risalah-risalah pendek.Menurut al-kindi, filsafat hendaknya diterima sebagai bagian dari kebudayaan islam. Filsafat merupakan pengetahuan tentang kebenaran. Filosof muslim, percaya bahwa kebenaran jauh berada di atas pengalaman, bahwa kebenaran itu abadi dialam dialami.
Al kindi: “filsafat adalah pengetahuan tentang hakikat segala sesuatu dalam batas-batas kemampuan manusia, karena tujuan para filsosof dalam berteori ialah mencapai kebenaran, dan dalam berpraktek, ialah menyesuaikan dengan kebenarannya.
Al-kindi: “teori dan praktek merupakan awal kebajikan. Masing-masing dibagi menjadi fisika, matematika dan teologi. Praktek dibagi menjadi bimbingan diri, keluarga dan masyarakat.
Ibn Nabatah dari Al-kindi: “ilmu-ilmu filsafat terdiri atas tiga hal, pertama, pengajaran (ta’lim), yaitu matematika yang bersifat mengantar; kedua, ilmu alam, yang bersifat terakhir dan ketiga ilmu agama yang bersifat paling tinggi.
Al-kindi mengarahkan filsafat muslim ke arah kesesuaian antara filsafat dan agama. Filsafat berlandaskan akal pikiran, sedang agama berdasarkan wahyu. Keselarasan antara filsafat dan agama didasarkan antara 3 alasan:
   1.  ilmu agama merupakan bagian dari filsafat
   2. wahyu yang diturunkan kepada nabi dan kebenaran filsafat saling bersesuaian
   3. menuntut ilmu, secara logika, diperintahkan dalam agama.
Filsafat merupakan pengetahuan tentang hakikat segala sesuatu, dan ini mengandung teologi (al-rububiyyah), ilmu tauhid, etika, dan seluruh ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Al-kindi membedakan secara tajam agama dan filsafat dalam risalah “jumlah karya aristoteles”:
1.      kedudukan teologi lebih tinggi dari filsafat
2.      agama merupakan ilmu ilahiah, sedang filsafat merupakan ilmu insani
3.      jalur agama adalah keimanan sedang jalur filsafat adalah akal
4.      pengetahuan nabi diperoleh langsung melalui wahyu, sedangkan pengetahuan filosof diperoleh melalui logika dan pemaparan.
Namun, al-kindi telah membuka pintu bagi penafsiran filosofis terhadap al-quran, sehingga menciptakan persesuaian antara agama dan filsafat dalam karangannya the wordship of primum mobile:
            1. sujud dalam shalat
            2. kepatuhan
            3. perubahan dari ketidaksempurnaan menjadi sempurna
            4. mengikuti aturan secara ikhlas
Kesimpulannya, al-kindi adalah filosof pertama dalam islam yang menyelaraskan antara filsafat dan agama, ia memberikan dua pandangan berbeda yaitu mengikuti jalur ahli logika dan memilsafatkan agama dan memandang agama sebagai ilmu ilahiah dan menempatkannya diatas filsafat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar